Thursday, 9 October 2014

Finally my 2nd Visa German ready :)

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu kemarin telah tiba pada tanggal 8 Oktober kemarin jam 15.00 Konsulat Jerman Surabaya menelepon saya dan memberitahukan bahwa paspor saya sudah datang but sedihnya saya tidak bisa langsung mengambil hari itu juga karena Konsulat sudah tutup ( ya elah ngapain juga telepon sekarang kalau tidak bisa diambil sekarang ) padahal saat ada telepon masuk itu saya sedang menikmati mandi sore saya saat telepon berbunyi saya langsung buru-buru keluar dengan hanya memakai handuk :P alhasil lantai semua pada basah semua lalu saya mengambil Hp saya dan saya lihat ada missed call dari konsulat Jerman akhirnya saya menelepon balik Konsulat soalnya selama beberapa minggu saya tidak enak makan, minum, tidur, mau ngapain aja ga enak dah. dan lebih sedihnya lagi Konsulat tidak memberitahukan status visa saya ditolak atau tidak via telepon dia cuma mengatakan kalau saya bisa datang besok dan melihat paspor saya.

Lalu setelah itu saya menelepon cowok saya langsung ke Jerman ya cuma ingin memberitahukan bahwa Konsulat barusan menghubungi saya. Agak lebay sih tapi mau gimana lagi. Saya suruh dia pulang kerja lebih cepat karena saya yakin malam ini saya tidak akan bisa tidur dan saya minta supaya cowok saya bisa menemani saya melekan :) Bayangin saja saya baru bisa tidur  jam 4 subuh.

Rencana saya sih ingin bangun pagi jam 7 karena saya sudah tidak sabar melihat paspor saya tetapi saya kesiangan baru bangun jam 8.23 gara-gara tidak bisa tidur. Lalu saya bersiap-siap mandi, pakai baju yang sudah disiapkan sebelumnya, make up tipis biar ga keliatan ngantuknya. Selama perjalanan pun saya deg-degan bukan  main seperti apa gitu rasanya. apalagi setelah sampai di pintu gerbang Konsulat duh jantung mau copot. sehabis mengisi buku tamu saya langsung naik ke atas dan saya segera menanyakan paspor saya. Bule Jerman itu yang menanyakan kapan saya berangkat dan dia mengambil paspor saya dan mengecek visa saya setelah saya intip wahh Puji Tuhan paspor saya sudah ditempel visa nya wahhh hati saya senang sekali rasanya saya tidak bisa berhenti tersenyum selama perjalanan pulang saya.


Dan itulah perjalanan proses bagaimana membuat visa Jerman kedua saya walaupun sedikit lebih lama dan ada beberapa persyaratan yang harus saya kirim via email ke kedutaan but at least jika semua persyaratan lengkap dan kita tidak mempunyai masalah kita juga akan lebih mudah mendapatkan visa. Untuk persyaratan visa kita bisa mengecek langsung di websitenya karena kita tidak pernah tahu ada perubahan atau tidak dan untuk pembuatan visa sekarang membutuhkan waktu 10 hari dan kalau kita mengurus via Konsulat minimum 2 minggu kita harus bisa mengatur waktu perjalanan dan pengurusan visa karena kita tidak tahu apakah kita bisa mendapatkan visa tepat waktu atau tidak.

Sekian pengalaman saya mengurus visa di Konsulat Jerman Surabaya..



Tuesday, 30 September 2014

Mengajukan Visa Jerman untuk ke Dua Kalinya

Untuk pengajuan yang kedua ini sih agak lebih santai karena sudah mempunyai pengalaman sebelumnya dalam hal per visa an. Cuma sekarang mengurus visa sudah tidak bisa dilakukan selama 3 hari seperti waktu itu. Sekarang waktu yang dibutuhkan mencapai 10 hari. Karena saya mengurus dari Konsulat Jerman di Surabaya maka waktu yang dibutuhkan agak sedikit lebih lama untuk itu sih saya masih belum tahu ya karena sampai sekarang saya masih menunggu nasib visa saya. Semoga saja tidak mengalami kendala ya..

Kemarin juga saya mendapat telepon yang mengharuskan saya mengirimkan rekening koran selama 3 bulan terakhir harusnya sih tidak perlu karena waktu pengajuan pertama kali saya tidak dimintai rekening itu karena saya sudah menggunakan surat undangan resmi dari imigrasi Jerman. Ya semoga saja nasib baik berpihak kepada saya lagi :)

Buat yang ingin menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru di Jerman yuk share disini ya...



Sunday, 18 May 2014

Membuat Visa Schengen via Kedutaan Besar Jerman.

Baru hari Jumat kemarin 16 Mei 2014 saya mendapatkan visa Schengen saya. dan semua yang selama ini saya bayangkan tidak seperti yang selalu saya baca di internet.. alhasil waktu saya akan mengajukan visa kemarin pikiran saya kalutnya luar biasa saya berpikir bagaimana jika tidak diterima , bagaimana kalau begini or begitu.. aduhh pusinggggg bangeet deh gara-gara saya keseringan googling kali ya tentang cara pembuatan visa. Makanya sekarang saya coba menulis pengalaman saya yang saya dapatkan selama saya mengurus visa schengen saya melalui kedutaan Jerman yang katanya kedutaan yang paling disiplin ( padahal kenyataannya ga gitu2 amat sih )
Karena saya berdomisili di Surabaya maka saya menyiapkan semua dokumen terlebih dahulu sebelum saya mengecek nya kembali di Konsulat Surabaya yang terletak di jalan Wahidin ..berikut ini persyaratannya..


  • Tiket PP ( kebetulan karena saya baru pertama kalinya ke Eropa saya langsung membeli tiketnya yang sebenarnya bisa hanya dengan menunjukkan booking tiket aja tanpa harus membeli tiket terlebih dahulu ) tapi usut punya usut sih kalau tiket sudah dibeli bisa lebih mudah dapetin visa nya tp daripada kita nangis kehilangan duit banyak untuk tiket gara2 tidak diterima pake booking tiket aja dulu deh...
  • Paspor yang masih berlaku minimal 3 bulan setelah kedatangan kita dari Eropa jadi kalau mepet tanggalnya saran saya lebih baik perpanjang dulu deh di imigrasi..
  • Surat keterangan kerja yang menyatakan kalau anda bekerja disana dan menjamin kita akan kembali lagi ke Indonesia ( untuk kasus ini konsulat agak tidak percaya kalau saya dapat libur 2 bulan dr perusahaan tapi karena ini perusahaan ayah sendiri dan saya juga bekerja disana maka saya membuat surat kontrak kerja saya sendiri dan saya suruh pegawai lain menanda tangani nya karena kelihatan lebih meyakinkan daripada hanya kita lampirkan surat keterangan kerja. ( untuk yang membutuhkan contohnya bisa email saya , saya akan kasih contohnya)
  • Surat undangan dari sponsor ( kebetulan saya menggunakan surat VERPFLICHTUNGSERKLARUNG dan surat undangan tertulis yang menyatakan kalau dia mengundang kita dan dijelaskan semua dimana kita tinggal , menggunakan transportasi apa dan siapa yang membiayai perjalanan ini ) untuk hal ini cowok saya menggunakan bahasa Jerman bukan bahasa Inggris .( biar lebih meyakinkan pihak kedutaan ) surat ini harus dikirim aslinya dari Jerman waktu itu cowok saya memakai Deutsch Pos untuk mengirimkannya dan butuh waktu 2 minggu so persiapkan matang2 perjalanan anda.
  • Asuransi perjalanan yang sesuai dengan waktu tinggal anda di wilayah Schengen, saat itu saya menggukan asuransi Hensemerkur yang bisa dibeli online dan lebih murah dari asuransi di Indonesia.
  • Jangan lupa membuat appointment di website kedutaan karena jadwal sangat susah didapatkan dan selalu penuh. Untuk kedutaan Jerman selalu memberikan jadwal selama 1 bulan ke depan dan kalau anda beruntung mungkin anda bisa mendapatkan salah satu jam appointment apalagi di bulan Juni Juli sangat susah sekali mendapatkan jadwal.
  • Untuk lebih jelas tentang persyaratan visa bisa di cek di website nya www.jakarta.diplo.de klik ketentuan visa.
  • Untuk yang mengajukan visa tanpa undangan dari pihak Jerman kita juga harus menyertakan bukti booking hotel langsung dari hotel yang bersangkutan karena pihak kedutaan tidak menerima bukti booking dari Agoda atau booking.com dan harus sesuai dengan tanggal slama kita tinggal disana.
  • SIUP jika kita mempunyai usaha sendiri/ surat keterangan kerja..
  • fotocopy dokumen sertifikat / aset kita di Indonesia
  • Copy rekening tabungan selama 3 bulan dari info yang saya dengar minimal kita mempunyai dana 34 Euro x berapa lama kita tinggal disana. Tidak jaminan jika saldo banyak visa diterima. atur pergerakan saldo tabungan kita selama 3 bulan jangan sampai tiba2 ada uang byk tiba2 masuk karena bisa dicurigai dana pinjaman.
  • Foto 3,5 x 4,5 dengan latar belakang abu2 atau putih. 80% wajah kita harus nampak.( saya mengulang sampai 3 x gara2 foto tidak sesuai dan terlalu kecil .. hiksss)


Sebenarnya saya membawa banyak dokumen ke konsulat tapi ternyata yang diminta ternyata tidak sebanyak yang saya kira saran saya saat mengajukan visa di Konsulat atau di kedutaan jangan menunjukkan semua dokumen yang kita miliki, karena jika kita menunjukkan semuanya maka mereka akan meminta lebih dari yang seharusnya, waktu itu saya ke konsulat sebanyak 3 x saat yang pertama saya menunjukkan semua dokumen yang saya miliki, rekening tabungan saya, dia juga minta rekening pengundang juga, juga surat pernyataan pengundang karena disana tidak dijelaskan kalau saya akan tinggal dimana dan siapa yang membiayai . lalu kemudian saya bilang saya akan cek lagi dan saya akan kembali lagi. waktu saya memberitahu cowok saya ttg hal ini dia bilang jika menggunakan VERPFLICHTUNGSERKLARUNG kita tidak usah menunjukkan saldo tabungan kita dan pengundang karena surat itu sudah mencakup semuanya. dan tidak semudah itu untuk membuat surat undangan itu.

3 minggu kemudian saya kembali lagi dan kelihatan nya dia sudah agak lupa kepada saya , lalu saya menunjukkan beberapa dokumen inti yang diperlukan jikalau mereka meminta copy rekening saya tidak masalah karena saya sudah mempersiapkan. tapi ternyata mereka tidak meminta apa2 bahkan mereka sangat berbeda sekali dari yang pertama kali saya datang alias lebih ramah . Lalu mereka mewawancarai saya sekitar 15 menit pertanyaan standar aja sih dimana saya kenal pengundang dan bekerja dimana seputar itu aja pertanyaannya..lalu mereka mengecek dokumen saya dan saya membayar 10 euro untuk cek dokumen dan saya bisa mengambil dokumen saya 2 hari kemudian. 

Saat saya mengambil dokumen saya dia cuma bilang tidak ada jaminan bahwa visa saya diterima walaupun dokumen lengkap ( saya jadi agak miris bgt dengernya gimana kalau visa saya ditolak :( ..
selesai dari konsulat saya kemudian menyiapkan dokumen untuk saya bawa ke jakarta.. saya print bukti appointment saya dan saya lampirkan didalam dokumen saya. 

Pada saat saya datang saya tidak menunggu terlalu lama diluar, sampai di gerbang security mengecek bukti appointment saya dan paspor saja. kemudian setelah itu saya disuruh masuk dan 2 security didalam memeriksa tas saya dan menyuruh saya mematikan Hp dan menitipkan Hp diloker lalu kuncinya diserahkan kepada kita.. kemudian saya disuruh naik kelantai 2 dan disana dokumen saya dan appointment saya akan dicocokkan dengan data yang ada dikedutaan lalu sesudah itu saya menunggu giliran sampai petugas memanggil nama kita. saya membuat appointment jam 9 pagi tetapi saya baru dipanggil jam 11 siang. ( Lama bangetttt ya apalagi dengan kondisi perut kosong ) dan saat saya melihat beberapa petugas yang melayani tidak ada kesan galak atau sampai membentak2 kepada pelamar visa bahkan sangat penuh dengan senyum. ada beberapa yang tegas tp mereka tidak galak seperti yang saya baca sebelumnya di internet.

lalu setiba giliran saya dipanggil saya mungkin cuma membutuhkan waktu 5 menit atau bahkan kurang dari itu, mereka meminta saya menyiapkan uang sejumlah 60 euro atau setara Rp. 970.000 dan mereka akan mengecek dokumen saya dan akan memanggil saya kembali. Mungkin karena konsulat Surabaya sudah melakukan wawancara dengan saya sebelumnya jadi saya tidak perlu wawancara lagi di jakarta. dan sampai pada akhirnya nama saya dipangggil dan  saya disuruh mengecek kembali nama saya dan data2 saya lalu menanda tangani form kedutaan setelah itu saya disuruh kembali 3 hari kemudian untuk mengambil visa saya. kedutaan cuma menanyakan apakah anda akan mengambil visa anda sendiri atau akan dikirim ke Konsulat Surabaya saya bilang saya akan mengambil sendiri karena saya tidak ingin menunggu lama dalam ketidak pastian ini.hahahha

Pada saat saya menunggu visa saya selesai saya tidak enak makan dan minum seperti orang yang lagi putus cinta .. dan saat pengambilan visa yang ditunggu2 pun tiba sebelum saya berangkat ke kedutaan saya berdoa terlebih dahulu ya doa emang mujarab disaat hati galau..saat saya menunggu diluar gerbang selama 1 jam pikiran saya semakin kalut banget takut kalau ditolak .. tapi saya berusaha positif thinking aja lalu kemudian tibalah saat nya pembagian paspor itu petugas mengecek nmr antrian saya dan saya disuruh masuk dan mengantri kembali dan saya menunggu sampai giliran saya dipanggil. setelah sampai digiliran saya asli panas dingin banget badan saya..gila nervous banget...dan mereka cuma melihat nmr saya dan nmr paspor saya lalu mereka memberikan paspornya kepada saya. saya takut waktu akan membuka paspor saya itu, lalu saat saya membuka nya sudah terdapat tempelan visa Jerman saya.. Wowww... that's amazing... Thanks God for this.. kata2 ini hampir saya ucapkan terus smpai saya tiba di hotel... saya mendapatkan visa 2 bulan multiple entry untuk pertama kalinya dalam perjalanan saya menuju Eropa...

Willkommen in Deutschland... 
Penampakan Visa Schengen pertama saya,,,